Kabar duka melanda dunia pendidikan di Indonesia seiring terjadinya kecelakaan rombongan siswa.
Oleh sebab itu semua lembaga pendidikan diseluruh Indonesia harus mengutamakan kehati hatian jika akan perjalanan.
Imam Budi Hartono selaku Wakil Wali Kota Depok mengatakan telah melakukan koordinasi untuk membantu evakuasi korban.
Yakni Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana di Subang, Sabtu, 11 Mei 2024.
Berdasarkan informasi ada tiga rombongan bus yang membawa siswa SMK Lingga Kencana.
Diketahui bahwa rombongan tersebut melakukan perjalanan usai acara perpisahan di Bandung pada 10-11 Mei 2024.
“Satu bus mengalami kecelakaan, yang dua perjalanan menuju ke Depok. ” ucap Imam, Sabtu malam, 11 Mei 2024.
Saat ini ada 23 korban dirawat di Puskesmas di wilayah Subang dan diketahui Pemkot Depok akan mengirimkan ambulans.
‘Informasinya yang saya dapat ada 9 yang meninggal, Kami terus berkoordinasi dengan rumah sakit pemerintah dan swasta.
Agar siap menampung korban kecelakaan, baik yang ringan dan yang berat,” ujar Imam.
Berikut data 23 korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana yang ditangani di Puskesmas Palasari:
- Moh Edi Gunawan 18 tahun, Depok
2. Haikal 18 tahun, Depok
3. Muhamad Amiludin 19 tahun Depok
4. Moh Dwi Prasetio 18 tahun, Depok
5. Sapitri 18 tahun Depok
6. Saeful Fahri 17 tahun, Depok
7. Arinopa 18 tahun, Depok
8. Ega Rahmadani 18 tahun, Depok
9. Nilam 30 tahun, Cipunagara
10. Kurdiman 30 tahun, Cipunagara
11. Abdul Hamid 17 tahun, Depok
12. Pipi 18 tahun, Depok
13. Moh Rapi 19 tahun, Depok
14. Dikri Mujaki 17 tahun, Depok
15. Johan 17 tahun, Depok
16. Adawiah 45 tahun, Bojonggede
17. H Ade 56 tahun, Lembang
18. Yanti 42 tahun, Dago
19. Ajka 8 tahun, Dago
20. Arif 6 tahun, Dago
21. Zulfikar 19 tahun, Depok
22. Nindi 19 tahun, Depok (Rujuk Ciereng)
23. Julian 17 tahun, Depok (Rujuk Ciereng)
